Jakarta, 19 Mei 2026 - Universitas Bakrie kembali memperkuat jejaring internasional melalui peresmian kerja sama dengan Foshan Polytechnic, Tiongkok, yang berlangsung di Ruang Oval, Bakrie Tower Lantai 40. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat global.
Delegasi Universitas Bakrie dipimpin oleh Wakil Rektor I Tri Pujadi Susilo dan Wakil Rektor II Dr. M. Tri Andika Kurniawan, bersama jajaran manajemen universitas. Sementara itu, delegasi Foshan Polytechnic dipimpin langsung oleh Prof. Huang Jianguang selaku President of Foshan Polytechnic, didampingi oleh Zhao Pengfei, President of Guangdong Educational Association of International Exchange.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Bakrie, Dr. M. Tri Andika Kurniawan menyampaikan, “Salah satu keunggulan dari Universitas Bakrie adalah kami berada di bawah naungan Bakrie Group yang memiliki jejaring industri luas. Selain itu, lokasi kampus yang strategis di pusat kota Jakarta membuat lingkungan kampus aktif selama 24 jam sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti, khususnya melalui Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer (FTIK), mengingat Foshan Polytechnic dikenal sebagai institusi pendidikan vokasi berbasis teknik. “Kami berharap FTIK, khususnya Program Studi Teknik Informatika, dapat segera merealisasikan berbagai peluang kolaborasi bersama Foshan Polytechnic sehingga kerja sama ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi kedua belah pihak,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Huang Jianguang menyampaikan apresiasinya, “Terima kasih atas sambutan hangat dari Universitas Bakrie. Kunjungan ini bukan hanya tentang pertukaran kerja sama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling belajar dan menjajaki kolaborasi yang pragmatis serta berkelanjutan,” ujar Prof. Huang.
Prof. Huang juga memperkenalkan Foshan Polytechnic sebagai salah satu pusat manufaktur dan ekonomi digital penting di Tiongkok, dengan fokus pengembangan pada bidang smart manufacturing, renewable energy, dan digital economy. Foshan Polytechnic sendiri merupakan perguruan tinggi vokasi negeri unggulan di Provinsi Guangdong dengan lebih dari 12.000 mahasiswa dan telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di Indonesia dalam program pelatihan tenaga kerja dan pertukaran mahasiswa.
Kerja sama kedua belah pihak berfokus pada beberapa bidang, antara lain pembangunan basis pelatihan perdagangan elektronik dan pengembangan kurikulum, program pengembangan talenta yang menghubungkan ekonomi digital Indonesia-Tiongkok, peningkatan kapasitas tenaga pengajar melalui seminar dan pelatihan, serta pertukaran akademik dan industri mengenai perdagangan elektronik.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari penguatan posisi Universitas Bakrie di tingkat internasional. Setelah sebelumnya, Universitas Bakrie telah berhasil menjalankan berbagai program kerja sama internasional dengan sejumlah institusi global, seperti Russian Presidential Academy of National Economy and Public Administration, serta Commission on Higher Education Philippines. Universitas Bakrie termasuk salah satu perguruan tinggi terpilih di Indonesia dan salah satu dari dua perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III yang memperoleh hibah dari Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perdagangan yang bekerja sama dengan Cucas Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Bakrie berharap dapat terus memperluas jejaring internasional, memperkuat kualitas pendidikan berbasis industri, serta menghadirkan kerja sama akademik yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.