Kerjasama | 30 Dec, 2025

Universitas Bakrie Jalin Kerja Sama dengan Kampus Terkemuka di Malaysia Lewat Program APTIKOM

Universitas Bakrie memperluas kolaborasi internasional dengan menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Letter of Intent (LoI) bersama sejumlah perguruan tinggi serta pusat riset di Malaysia. Kerja sama tersebut diwakili oleh Kepala Program Studi Informatika Universitas Bakrie, Ir. Iwan Adhicandra, Ph.D..

Kunjungan dan penandatanganan kerja sama ini merupakan bagian dari APTIKOM Academic Visit and Collaboration, sebuah program kolaborasi akademik internasional yang diikuti oleh 21 perguruan tinggi dari Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat jejaring antar perguruan tinggi, mendorong kolaborasi riset lintas negara, serta membuka peluang mobilitas dosen dan mahasiswa.

Kolaborasi Universitas Bakrie di Malaysia meliputi Institute of Visual Informatics, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Bangi, Selangor; Faculty of Computing, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Johor Bahru; serta Faculty of Artificial Intelligence, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Kuala Lumpur. Selain itu, kerja sama juga mencakup INTI International University di Nilai, Negeri Sembilan dan UCSI University di Kuala Lumpur.

Tidak hanya dengan institusi pendidikan tinggi, Universitas Bakrie juga menggandeng mitra non-akademik, yakni Centre for AI, Blockchain & Advanced Research (CABAR) yang berbasis di Kuala Lumpur. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan serta penerapan teknologi kecerdasan buatan, blockchain, dan teknologi digital lanjut.



Menurut Ir. Iwan Adhicandra, Ph.D., keterlibatan Universitas Bakrie dalam program APTIKOM ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kolaborasi internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan riset. “Kerja sama dengan fakultas dan pusat riset unggulan di Malaysia membuka peluang pengembangan riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan global,” ujarnya.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan program pendidikan bersama, kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, hingga peluang pembukaan kelas internasional. Universitas Bakrie berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia di tingkat regional Asia Tenggara.

«Back to News